Tampilkan postingan dengan label cerpen santri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cerpen santri. Tampilkan semua postingan

Jumat, 25 November 2016

Catatan akhir pesantren : dalam sahabat ada cinta dalam cinta tak ada sahabat

#Ternyata benar bahwa dalam cinta tidak ada sahabat tapi dalam sahabat pasti ada cinta  .

Aku pernah mencintai seorang wanita dan ditinggalkan.
Ketika ku berpacara yang aku pikirkan hanyalah untuk memuaskan hasrat hasrat nafsu ku

Tidak pernah seorang kekasih bisa menghiburku seperti menghibur kawan kawan ku .

Kekasih tak pernah memperhatikan seperti perhatian nya yang menjadi kawan .

Kekasihku memperhatikanku hanya dengan ucapan atau jelasnya sebuah tulisan di inbox handphone ku .

Tapi perhatian seorang sahabat mereka beda
Mereka tidak pernah perhatian dengan kata kata .
Mereka perhatian dengan fakta kata kata yang selalu di ucapkan pacarku .

Ketika aku sakit pacarku hanya bilang "minum obat dulu sayang" dan kata katanya yang manis itu namun tak nyata...

Tetapi ketika aku sakit sahabat memperhatikanku tanpa kata kata manis dia hanya bilang "nih gua beliin obat buat loe" dengan memberikan obatnya ..

Meskipun tak ada kata kata manis dari seorang sahabat tapi aku akui inilah sebuah kenyataan akan cinta (kesoliderirasan) sebagai kawan ....

Ketika aku merasa senang oleh seorang pacar dengan rayuan rayuan nya dan kata gombalnya dan rayuan rayuan itu tidaklah nyata mungkin itu hanya sebatas kesenangan nafsuku .

Tetapi ketika aku merasa senang oleh seorang sahabat yang mengajak ku berlumpul bersama ngopi bersama canda tawa bersama dan itu semua nyata .

Tanpa kata kata yang manis bahkan kata kata kita (sahabat) yang agak buruk tapi keindahan kebersamaan seperti layaknya keluarga Yang bahagia .

Dari situ aku merasa bahwa sahabat itu penting kita itu perlu sahabat .

Untuk apa orang orang melupakan sahabat hanya karna  cinta (pacar)
Apa orang orang tidak menyadari bahwa cinta yang sesungguhnya ada dalam kata SAHABAT yang ber makna ini ....

Thank you sobat kalian telah mengajarkan apa arti persahabatan ini .
Persahabatan yang takan pernah terlupakan oleh ruang dan waktu karna sahabat adalah keluarga ... ..

Cinta dalam sahabat tidak sama akan cinta dalam pacaran ..
Cinta dalam sahabat beda .
Cinta dalam sahabat sebuah kesolideritasan.
Dan cinta dalam pacaran adalah pemuasan hasrat ...

End...

By : M.aziz
Rilis : 23 - 11 - 2016
Hak cipta : M.aziz
Keritik & saran Hubungi saya di » FACEBOOK

Kamis, 24 November 2016

Catatan akhir pesantren : ketika kawan kawan pergi dan berhenti

#Hari demi hari ku lalui hidup di pesantren ini .

Ketika semua teman teman dekatku telah pergi tinggalah disini ku sendiri bersama teman teman baru yang masih sedikit kurang akrab .

Karna memang mungkin kita di pesantren tak mungkin hidup selamanya disana (pesantren) karna kita punya rumah dan orang tua di kampung .

Datang saatnya semua teman dekatku pulang kampung dan tak akan meneruskan untuk tetap di pesantren .

Aku sedih tiada tara ketika sahabat satu persatu mulai pergi dan berhenti .
Kini tinggalah ku sendiri dengan teman teman ku yang baru .

Hatiku bersedih karna semua yang terlukis antara kita (sahabat) pahit manis telah kita lalui .
Pahitnya hidup kita ketika semua disini (pesantren) kita jalani bersama kita selalu memperhatikan satu sama lain .

Jika ku sendiri maka kalian lah yang menemani
Ketika ku bersedih kalian yang selalu menguatkan aku dengan canda tawa kalian sehingga aku mampu tersenyum saat hatiku sedih

Kawan kalian selalu bersama disaat ku sedih tak berdaya dan disaat kalian senang kalian tak pernah membuang .

Tapi kini semua itu tiada hari ini ku merasa sedih
Kalian yang selalu menghiburku kini telah tiada .

Oh kawan aku seperti burung yang patah sayap nya tak bisa ku terbang untuk menemukan kawan seperti kalian .

Karna kini meski banyak orang disekitarku
Meski ramai tapi aku merasa sendiri apakah ini yang dinamakan Kesepian dalam keramaian...."

"by : m.azis
"rilis : 23-11-2016
"di : cianjur jabar

Selasa, 08 November 2016

catan akhir pesantren : kisah cinta di pesantren part 2

****** aziz dan aisyah****

#
hari hari terus berlalu dari 2009 hingga kini di 1 januari tahun 2016 aku masih tidak bisa melupakan cinta pertamaku (aisyah) .

telah banyak wanita yang mengisi kekosongan ini semenjak aisyah pergi memutuskan ku .

namun wanita wanita itu tak bisa menggantikan ataupun mengelabuhi rasa cinta ku pada aisyah .

diri nya begitu merubah hidupku .
sehingga selama ini
di setiap bait bait syair kitab yang ku talar selalu terlukis nama aisyah.
sungguh kou mengganggu konsentrasiku .

sehingga selama ini aku berada di pesantren hanya untuk memendam semua rasa ini.

aku habiskan waktu istirahat pelajaranku untuk menunggu kou melewati halaman ini .
dan dengan harapan kou dapat meliri ku yang telah lama menunggumu di balik kaca jendela ini .

namun selama itu aisyah tak pernah melirikan kepalanya padaku .
sehingga hati ini terus tertekan dengan rindu yang sesat .

rindu yang tak pernah terucapkan oleh sebuah kata .
rindu yang tak terobati .
kerinduan yang menyakitkan .

selama ini aku hanya melihat aisyah dari belakang .
karna aku tak sanggup untuk melihatnya dari depan .
sehingga aku selalu menunggu aisyah yang membalikan badanya dan kembali menatapku .
namun semua itu tak pernah terjadi .

"cinta ini bagaikan hantu yang tak terpenuhi hasratnya"

hari hariku semua penuh dengan kebohongan.
aku terlihat ceria bersama kawan itu bohong
aku bisa tersenyum itu bohong
aku terlihat bahagia itu kebohonganku .

karna dibalik keceriaan aku menyimpan sebuah rasa kesepian .
dibalik senyuman aku menyimpan sebuah kesakitan .
karna semua kesakitan ini semua kesedihan ini aku tutupi dengan senyuman.

"sehingga dengan begitu semua wanita yang hadir setelahnya dalam hidupku .
aku tak pernah memutuskanya lebih dulu .
aku lebih memilih untuk diputuskan dari pada memutuskan .
karna aku tau diputuskan itu akan menimbulkan luka dalam yang amat sakit"

mungkin kah karna aku menyembunyikan kesakitan ini yang membuat aisya berfikir bahwa selama ini aku baik baik saja dan tak berharap akan cintanya.
sehingga dia melupakanku dan menenggelamkanku di samudra yang dalam.

hidupku selama ini di pesantren di hantui dengan penantian yang tak pasti .

bayangkan saja aku hidup di pesantren lebih dari 7 tahun yang sering ku pikirkan dan yang kuharapkan hanyalah aisyah cinta pertamaku .

saat aku mengaji dan di saat aku menghapal cintanya selalu menyertai .

mungkin kini 2016 pemikiranku mulai dewasa .
aku mulai sadar bahwa selama ini aku mempertahankan dan mencintai wanita yang sama sekali tidak mencintaiku dan mengharapkanku .

"aku berfikir bahwa aku ini paling bodoh sekali"

dan di awal tahun ini aku mulai bangkit .
tekad ku menguat untuk bisa melupakan cinta pertama ini.

aku mulai melatih tekad kuat ku sekarang ini .

aku akan menenggelamkan rasa ini dengan menalar kitab kitab .
karna dengan begitu mungkin fikiranku akan sedikit fokus pada pelajaranku .

kini tak ada lagi waktu selain membaca buku dan menghapal kitab .
aku berharap dengan semua ini aku dapat menenggelamkan virus cinta ini .

aku berfikir cinta ini membodohiku cinta ini membuatku bodoh

sehingga 7 tahun aku dipesantren aku belum bisa apa apa yang aku bisa hanya memikirkan aisyah aisyah dan aisyah .

"aku marah pada diriku sendiri karna cinta ini"

fikiran ku mulai fokus pada pelajaran
tidak ada ruang untuk memikirkanya lagi
aku berusaha keras membelokan fikiranku dari cinta .

dan pada akhirnya rasa ini mulai hilang .
akhirnya tidak ada lagi rasa cinta ini .
yang aku punya sekarang ini hanyalah cerita cerita cinta dulu.

aisyah kini menjadi sebuah nama yang tak berarti bagiku

dan kini yang paling berarti bagiku adalah pelajaranku .

tak terasa bahwa cinta aisyah dapat merubahku menjadi lelaki yang tekun dalam belajar .

lalu aku mulai berfikir lagi ternyata cinta itu menguatkan bukan melemahkan .
namun jika aku tak mendapatkan kesakitan ini aku takan pernah mempunyai kekuatan ini.
kesakitanlah yang membuatku jadi kuat.

kini aku hanya bisa berterima kasih pada aisyah yang telah memberi ku kekuatan yang dibungkus dengan kesakitan .

kini aku tak pernah lagi melihat dari belakang karna yang kulihat takan pernah menyadari bahwa aku berada di belakang tanpa menyapa nya .

aku tak lagi berharap dia menengoku saat aku diam karna mungkin dia yang akan berharap aku menengok ketika aku suksess dalam pelajaran ini .

""""*"**"the end .......

"sebuah pelajaran dalam cerita ini bahwa"

"cinta itu memberikan kita kekuatan namun di bungkus dengan kesakitan . kita hanya perlu mengupas bungkus itu agar bisa kita dapatkan kekuatanya" .

***** bagi kamu yang susah buat move on dari pacar

ingatlah jangan pernah kamu melihat ataupun mendengar tentang pacarmu itu .

dan ketika sudah begitu kamu tingga alihkan fikiranmu pada yang lebih berharga daripada pacar .

misalnya pelajaran ataupun keluarga teman
yang terpenting adalah kamu harus bisa jauhkan segala perkara yang membuat kamu ingat lagi pada pacar kamu dan kamu harus bisa alihkan pemikiran kamu dari dia"

....good luck....